Background
 
(tengah) Dirut Telkomsel Alex Sinaga mengecek jaringan saat musim mudik
(tengah) Dirut Telkomsel Alex Sinaga mengecek jaringan saat musim mudik
Jakarta - Jaringan telekomunikasi Telkomsel diklaim prima selama periode Lebaran. Khusus layanan data tingkat keberhasilan koneksi mencapai lebih dari 99%.

Hasil monitoring terhadap layanan Telkomsel menjelang – saat – pasca Lebaran yaitu, rata-rata tingkat kesuksesan panggilan suara mencapai angka 97,45%, SMS 99,88%, sedangkan rata-rata tingkat kesuksesan koneksi data yaitu 99,86%.

Angka-angka yang mentereng itu pun diklaim Telkomsel mengindikasikan secara umum pelanggan dapat menikmati layanan dengan nyaman tanpa adanya kendala yang berarti.

Adapun trafik layanan Telkomsel menjelang – saat – pasca Lebaran untuk layanan voice rata-rata mencapai sekitar 1.14 miliar menit/hari, sedangkan untuk trafik SMS rata-rata sekitar 850 juta pesan/hari, dan untuk rata-rata trafik data sekitar 275 TeraByte/hari.

Dimana Area Sumatera masih mendominasi trafik voice tertinggi, sedangkan trafik SMS dan data tertinggi berasal dari Area Jabotabek dan Jabar.

Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga mengungkapkan, pihaknya bersyukur dapat memberikan layanan yang prima baik menjelang, saat maupun pasca Lebaran meskipun trafik khususnya layanan data mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

"Hal ini berkat kesiagaan seluruh jajaran Telkomsel, khususnya tim Telkomsel Siaga yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya agar pelanggan tetap bisa menikmati kenyamanan dalam berkomunikasi maupun dalam mengakses layanan data. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaannya kepada Telkomsel selama ini," jelasnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (14/8/2013).

Hingga Agustus 2013 Telkomsel telah memiliki 64.000 BTS, dimana 22.000 di antaranya adalah BTS 3G (Node-B). Selanjutnya untuk menjaga kualitas layanan, Telkomsel juga telah menyiagakan 50 mobil BTS Combat (Compact Mobile Base Station) tambahan.

Sumber : Detik.com
Operator Telkomsel siap mengoperasikan menara pemancar selulernya di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia. Kehadiran Base Transceiver Station (BTS) ini diyakini akan membuka keterisolasian telekomunikasi masyarakat setempat dalam waktu dekat.

"Tiga dari enam plan BTS kita di perbatasan Malinau dengan Malaysia, akan on air pada akhir bulan ini," kata Head Of ICT Network Telkomsel Kalimantan, Ardhiono Trilaksono, kepada detikINET, Senin (12/8/2013).

Ardhiono mengatakan, sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemkab Malinau beberapa waktu lalu, saat ini tim network terus bekerja mempersiapkan target pengoperasian ketiga BTS yang berada di Long Berang, Long Ampung dan Long Alango.

"Semua BTS di perbatasan Malinau adalah BTS 2G dan semuanya menggunakan transmisi satelit. Konsumsei solar genset disediakan Pemda Malinau," ujar Ardhiono.

"Sekarang dalam proses pointing, link ke satelit, dan perlu waktu. Tapi saya yakin teman-teman di lapangan bisa on time target untuk on air," tambahnya.

Ardhiono merinci, tiga BTS siap on air di Long Berang, BTS sudah terpasang dan plan on air 29 Agustus 2013. Sedangkan di Long Ampung dan Long Alango, semua material sudah berada di Malinau dan tinggal memobilisasi dengan menggunakan helikopter milik Pemda untuk pengiriman menuju site. Kedua site Long Ampung dan Long Alango, plan On Air 31 Agustus 2013.

"Yang lain, di daerah Data Dian, juga menunggu kesiapan link IDR (Intermediate Data Rate) atau transmisi via satelit dan kita target on air September 2013. Dua BTS lain di Long Sule/Nawang dan di daerah Pujungan, penempatan BTS menunggu kesiapan tower yang dibangun Pemda," jelas Ardhiono.

"Keinginan kami, kehadiran Telkomsel untuk membuka keterisolasian telekomunikasi masyarakat kita di perbatasan. Hal itu bisa membantu untuk semakin menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat setempat," tutupnya.
Pembukaan Call Center 9119 selama mudik lebaran
Irjen Pol Suhardi Alius dan
Dirut Telkomsel Alex J. Sinaga
Selama musim mudik pada H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1434 H, Telkomsel menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadirkan layanan Call Center 9119.

Uji coba layanan ini dilakukan pada saat kunjungan Menkominfo Tifatul Sembiring, Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suhardi Alius ke Pos Pengamanan (Pospam) Polri di Cikopo, Senin (5/8/2013).

Melalui layanan ini, pelanggan Telkomsel yang melakukan perjalanan di jalur mudik utama dapat menelepon ke 9119 secara gratis, agar terhubung dengan Posko Pengamanan Polisi terdekat dari lokasi mereka menelepon.

Layanan ini menyediakan permintaan bantuan, informasi terkini tentang keadaan lalu lintas baik arus mudik maupun arus balik, informasi kecelakaan, serta informasi lainnya yang mendukung kelancaran dan kenyamanan pelanggan selama mudik.

Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga mengatakan, seiring komitmen Telkomsel untuk memberikan kenyamanan berkomunikasi di sepanjang jalur mudik, kami menyediakan layanan Call Center 9119 agar pelanggan dapat memperoleh informasi terkini mengenai keadaan lalu lintas di jalur mudik.

"Semoga layanan ini memberikan nilai tambah kemudahan dan kemanfaatan bagi para pelanggan, khususnya yang sedang berada di jalur mudik," tukas Alex, dalam keterangannya.

Selain layanan 9119, Telkomsel juga menambah kenyamanan para pemudik melalui layanan SMS LBA (Location Based Advertising) yakni layanan broadcast SMS berbasis lokasi, dimana pelanggan yang memasuki wilayah-wilayah tertentu akan mendapat SMS berisi: tips mudik, pesan lalu lintas, info lalu lintas dan sebagainya.

Demi menyukseskan musim mudik dan Lebaran tahun ini, sebelumnya Telkomsel memberikan dukungan kepada kepolisan dalam berkoordinasi mengatur kelancaran lalu lintas, melalui pemberian bantuan alat telekomunikasi kepada para petugas pengamanan lalu lintas Polri, untuk keperluan koordinasi Pos Pengamanan (Pospam) Polri di sepanjang jalur mudik hingga Semarang.

"Kerjasama dengan Polri ini merupakan bentuk dukungan kami kepada kepolisian selaku pihak yang memegang peranan strategis dalam menjaga keamanan dan kelancaran selama musim mudik dan Lebaran,” jelas Alex.

Telkomsel sendiri telah memastikan kesiapan jaringan dengan melakukan penambahan 450 BTS dan menyiagakan 50 mobil BTS Combat (Compact Mobile Base Station) agar pelanggan dapat terus terhubung dengan keluarga dan kerabat.

Dari sisi layanan, Telkomsel menggelar 6.212 posko siaga dan 46 Mobile GraPARI guna melayani kebutuhan komunikasi pelanggan di sepanjang jalur mudik.

Sumber: Detik.com