Background
Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter mengguncang Aceh, Selasa lalu (2/7/2013), pukul 14.37 WIB.  Kerusakan akibat gempa kali ini terbilang berat, terutama diwilayah Aceh Tengah Kecamatan Ketol. Menurut data Basarnas, hingga berita ini diturunkan, gempa telah mengakibatkan 39 orang meninggal, 450 luka-luka, 2.150 sakit dan 8 hilang.

Kerusakan akibat gempa juga sempat mengakibatkan terganggunya network Telkomsel di Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya. Dari 101 BTS dan 19 node B yang ada, hanya 40% yang beroperasi. Selebihnya tidak dapat berfungsi maksimal karena terhambatnya power supply

Telkomsel
Seorang relawan sedang memanfaatkan telepon gratis di posko tanggap darurat Telkom Group.

Tim tanggap bencana ICT Ragional Sumbagut  segera membentuk 5 tim untuk me-recovery network yang berasal dari Medan, Banda Aceh, Lhokseumawe, Internal tim RAN Takengon dan dibantu mitra kerja.

Tindakan pertama memperbaiki repeater Bukit Samak karena merupakan backbone SDH dan jalur signaling BSC Takengon. Setelah itu memobilisasi 7 unit mobile genset terutama ke sejumlah site yang supply power-nya terganggu. Hari Kamis (4/7) seluruh BTS telah kembali berfungsi normal, bahkan tim di lapangan telah menambah 1 unit Combat 3G di posko pengungsian Keto. Selain itu, tim Telkomsel juga telah menjamin ketersediaan dan kehandalan network 3G pada teleconference Presiden SBY ke posko tanggap bencana di Bener Meriah, Jum’at (5/7) lalu.
Telkomsel
Tim Network Telkomsel dan TERRA sedang melakukan instalasi mobile BTS di sekitar posko pengungsian korban gempa Aceh.

Bantuan Kemanusiaan

Selain ketersediaan jaringan, perusahaan kita juga mendirikan 2 posko tanggap darurat yang terletak di Desa Berenung dan Blangmancung yang menyediakan layanan telepon gratis, charge baterai ponsel, ganti kartu, kartu perdana gratis, dan menjual pulsa prabayar. Telkomsel juga menyediakan nomor call center untuk 15 posko tanggap darurat yang masing-masing posko dapat berkomunikasi (voice dan SMS) secara gratis melalui layanan CUG.

Perusahaan kita memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta melalui Telkom Group, ditambah Rp 14 juta yang berasal dari Regional Sumbagut, sumbangan karyawan dari GraPARI Sorong (Papua), dan Aceh.

Terra

Tim Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity (TERRA) segera dikerahkan setelah terjadinya gempa. Bekerjasama dengan Basarnas, Tim Terra ikut melakukan assessment dan evakuasi korban serta membatu tim ICT me-recovery network di beberapa site yang mengalami gangguan. Tim Terra akan tetap berada di poskoTelkomsel maupun di lokasi Combat hingga keadaan kondusif.